Minggu, 30 Januari 2011

Sejarah CB 100

di kawasan Taman Makam Pahlawan Kalibata (TMP Kalibata), tepatnya di deretan pusat jajan dan makan malam, persisnya diseberang gerbang TMP Kalibata, ternyata disana berkumpul juga sejumlah bikers pemilik motor lawas, yaitu Honda CB 100 yang tergabung dalam klub motor “Jakarta Motor Tua Kalibata”.

Motor Honda CB dulu memang pernah mengalami kejayaaan diantara tahun 1973 hingga 1980-an, namun sekarang tampaknya “kejayaan masa lalu” ingin dibangun lagi. Hal ini bukan dilakukan oleh pihak ATPM Honda, namun dilakukan oleh sekumpulan anak muda berusia 20-an tahun yang mana mereka adalah kolektor motor lawas, sekaligus ingin mencoba  lagi “menghidupkan” kembali masa kejayaan Honda CB melalui komunitas motor tua.
Ditengah-tengah hiruk-pikuk motor model baru dan lebih canggih, rasanya sejarah dan eksistensi motor Honda di Indonesia memang tak luput dari suksesnya Honda CB yang dulunya pernah dijual melalui PT Federal Motor (sebelum menjadi PT Astra Honda Motor). Bagi mereka yang sudah berusia diatas 45 tahun ke atas, dijamin mereka punya cerita manis bersama Honda CB ini dimasa lalu.
Sedikit cerita “flash back” ke tahun 1970-an dimana penulis blog SL.com masih bersekolah di tingkat SD  dan SMP, rasanya dulu sangat bangga melihat orang naik motor Honda CB. Setahu SL.com, dulu ada jenis Honda CB 100, Honda CB 125, Honda CB 175 dan Honda CB 200. Masing-masing silinder motor ini berbeda, untuk kelas 175 cc dan 200cc rasanya pakai dua silinder, dan motor ini jauh kelihatan lebih besar.

Sumber foto: Group Facebook "Caltex Kids 1970-1980"
Pokoknya jaman dulu, siapapun yang pake motor Honda CB ini terlihat sangat gagah, apalagi kalau dipakai sama orang bule, atau mereka yang punya badan besar pasti kelihatan mantap. Dulu kan orang yang naik motor belum ada “keharusan” pakai helm, dan sudah tentu mereka terlihat jelas, baik sosok badan, maupun face dari biker Honda CB tersebut. Sewaktu masih tinggal di Rumbai Caltex Riau, terlihat Honda CB  disekitar komplek banyak dipakai oleh orang bule (expatriat PT CPI), dan motor mereka pakai box untuk touring ke ranah Minang, Sumatera Barat.
Sejalan dengan waktu, kejayaan motor ini pun harus diakui makin lama makin menghilang ditelan dengan kehadiran motor-motor baru yang lebih canggih.  Well.. apapun kehidupan yang kita jalani sekarang setidaknya kita sudah melewati masa lalu. So, jangan lupa kalau dulu Honda punya nama besar dalam industri sepeda motor di Tanah Air, kehadiran Honda CB dan Honda Cup (bebek) adalah sejarah dunia motor di Indonesia.
By the way, ditunggu nih acara Honda Classic Day, yang seharusnya dijadwalkan berlangsung kemarin Sabtu 15 Mei di Bandung, dan ternyata acara ini terpaksa ditunda karena masalah persiapan yang belum matang dari pihak panitia. Jadinya kapan? :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar